Dunia HR: Prediksi pada tahun 2021

Oktober 14, 2020

Bagaimana tantangan dan masa depan HR? HR Open Source (HROS) tahun 2018 telah melakukan survey untuk memprediksi masa depan profesi HR. HROS mensurvei lebih dari 500 profesional dari 36 negara berbeda tentang strategi dan ekspektasi SDM mereka hingga tahun 2021. Hasilnya menunjukkan bahwa HR lebih digerakkan oleh metrik, automasi, serta data digital, dan merangkul teknologi untuk memberikan informasi terukur. Dalam upaya tentang penerapan inisiatif, dan dalam hal membangun strategi SDM.

Data menjadi sangat penting

Tahun 2018 terjadi perkembangan dalam dunia HR secara signifikan diantaranya adalah penggunaan data dan analitik atau analisis yang mengalahkan kebutuhan terhadap AI dan Otomasi yang sedang berkembang, sistem design thinking, dan blockchain. Lalu secara lebih lugas 75% dari responden mempercayai bahwa analitik dapat memberikan hasil dan substansi yang lebih revolusioner dan dapat berkontribusi langsung kepada perusahaan di tahun-tahun mendatang.

Ketika sudah terfokus pada kebutuhan data, maka perusahaan akan mulai berinvestasi kepada tools yang dapat mengukur secara sistematis dan real-time. Dari hasil survei responden para HR mempercayai bahwa software analitik untuk karyawan penggunaannya akan meningkat, dan menjadi sangat penting untuk segera diimplementasikan oleh para praktisi human resources pada 3 tahun mendatang. Untuk yang masih merasa ragu-ragu dan tidak dapat atau bahkan belum mengetahui hal tersebut, ada sebanyak 48% responden mengatakan bahwa implementasi dari software analitik tersebut akan mulai dilaksanakan pada tahun 2021.

Perubahan dalam sistem rekrutmen karyawan

Sebanyak 79% responden menyetujui bahwa proses recruitment harus dikelola dan dikendalikan oleh HR department sepenuhnya, dan diberi dorongan mengenai inovasi dan perkembangan terkini oleh berbagai inisiatif HR sendiri. Para responden HR juga memprediksi bahwa proses rekrutmen akan jadi kurang berpengaruh terhadap tujuan bisnis pada tahun 2021 namun beberapa diantaranya tetap mengharapkan keterlibatan atau impact langsung dari inisiatif tersebut berkontribusi kepada karyawan, beberapa manfaat yang diinginkan seperti proses pembelajaran dan pembangunan yang dapat meningkat.

Ketika tidak ada jalan pintas dalam proses rekruitmen, software recruitment menjadi salah satu contoh yang bisa diimplementasikan untuk menghadapi kesulitan yang dirasakan oleh tim HR tersebut. Masalah tersebut tentunya dapat terselesaikan dengan penggunaan otomasi dari bantuan software. Harapannya penggunaan software ini juga dapat memiliki sistem applicant tracking. Hanya 25% responden mengatakan mereka sedang menggunakan dan baru menggunakan recruitment management software.

Meningkatnya keragaman dan inklusi

Keragaman dan inklusi atau diversity and inclusion bukan hanya jargon yang sering diucapkan kan dan isu yg sudah viral dari tahun 2018, keduanya merupakan top of the mind dari para HR Professional. Sebanyak 40% responden HROS mengatakan tempat kerjanya mengalami isu yang hubungan sangat erat antara sesama karyawan dengan mengacu pada masalah diversity tersebut. 10% diantaranya mengklaim isu tersebut datang dari pekerjaan sehari-hari atau secara reguler.

Dengan ruang lingkup kerja yang semakin beragam, para HR profesional dapat menerapkan teknologi untuk mendukung berbagai diversity initiative. Lalu diantara 12% nya hasil survei responden mengatakan telah menerapkan teknologi mengenai penerapan dari diversity and inclusion di tempat kerja. Sebanyak 39% responden mengharapkan akan berinvestasi dengan teknologi ini dalam rentang waktu 3 tahun ke depan. 

Ketika masa depan tidak pasti bagi banyak orang, tidaklah mungkin untuk hanya mengandalkan rencana dan model yang dapat diprediksi yang kita gunakan untuk menjalankan strategi kita sebelumnya.

Satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengalihkan fokus ke saat ini, untuk mendapatkan pemahaman nyata tentang apa yang terjadi sekarang – dan bagaimana peristiwa terkini memengaruhi organisasi Anda dan orang-orangnya. Semakin banyak HR tahu tentang orang-orang di organisasi Anda, semakin banyak yang dapat dilakukan untuk membuat mereka bahagia, termotivasi, produktif, dan dalam pekerjaan.

Dilansir dari: https://www.humanresourcestoday.com/2021/data/trends/?open-article-id=8245876&article-title=what-will-hr-look-like-in-2021-&blog-domain=namely.com&blog-title=namely

Artikel Terkait