Bagaimana Cara Meningkatkan Kedisiplinan Karyawan?

Februari 11, 2021

Kedisiplinan merupakan salah satu sikap yang harus diberikan untuk menunjang keberhasilan sebuah perusahaan. Bagi Anda yang menduduki jabatan sebagai seorang pemimpin, sangat penting mengetahui cara meningkatkan kedisiplinan karyawan baik dalam cakupan luas atau sempit.

Beberapa Cara Meningkatkan Kedisiplinan Karyawan

Saat menjalankan sebuah usaha atau bisnis tentu akan muncul beberapa masalah baik dari internal maupun eksternal, salah satunya adalah karyawan yang kurang disiplin. Oleh karenanya, beberapa bos akan memberi sebuah hukuman, namun hal tersebut belum cukup efektif. Berikut ulasannya:

1. Perlakukan Karyawan Sebagai Teman

Sebagai seorang bos sebaiknya Anda bisa menempatkan kapan harus tegas dan santai, yaitu memperlakukan karyawan selayaknya teman. Sebagai contoh curhat, mengajak ngobrol hal ringan di luar pekerjaan, bercanda, makan dan jalan-jalan bareng saat weekend.

Meskipun demikian Anda juga harus tetap menjadi seorang yang tegas dan tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan tingkat kedekatan. Selain itu saat ingin curhat atau ngobrol santai, usahakan tetap jaga privasi, karena hal itu bisa menjadi celah untuk perbuatan yang negatif.

2. Berikan Penghargaan Sebagai bentuk Apresiasi

Karyawan akan lebih semangat dalam bekerja jika mereka bisa mendapatkan feedback yang baik dari atasannya. Terdapat banyak kasus akibat kerja keras seorang karyawan yang tidak mendapatkan apresiasi, misalnya saja menjadi lebih malas serta bersikap tidak jujur.

Meskipun tindakan ini bukan bentuk kata-kata secara langsung, namun dampaknya bisa sangat besar. Mereka akan merasa kerja keras yang diberikan tidak sia-sia, karena diapresiasi meskipun dengan hal sederhana misalnya kenaikan gaji, makan bersama, maupun memberikan bonus.

3. Jadikan Anda Sebagai Contoh untuk Karyawan

Saat menganjurkan karyawan agar disiplin, maka sudah seharusnya Anda melakukan hal tersebut sebagai contoh yang konkret dan bukan hanya sekedar teori atau nasihat saja. Hal tersebut nantinya akan bernilai positif, bahkan mereka bisa saja secara otomatis meniru kebiasaan tersebut.

Menjadi seorang bos, tentu memiliki tugas yang harus diemban. Hal ini bukan hanya berkaitan dengan pengarahan terkait pekerjaan saja melainkan dengan berbagai kebiasaan baik, dengan begitu lingkungan akan jauh lebih kondusif. Sederhananya seorang pemimpin adalah teladan.

4. Penuhi Hak Karyawan Secara Adil

Setiap pekerja memiliki hak dan tanggung jawab masing-masing. Saat Anda meminta karyawan bekerja dengan keras, maka harus menyeimbangkannya dengan pemenuhan segala kebutuhan serta perlakukan yang baik. hal paling penting adalah, jangan pernah membedakan dari latar belakang.

Hal tersebut berlaku sama baik untuk pekerja yang memiliki hubungan baik dengan Anda atau keluarga dari pemilik saham. Terapkan hukuman sesuai aturan yang berlaku jika melanggar peraturan, namun harus disertai bukti konkret karena ada banyak orang berlaku curang.

5. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman

Lingkungan yang nyaman dan kondusif akan membuat mereka lebih semangat dalam bekerja karena di dalam pikirannya adalah kegiatan tersebut bukan beban justru sebagai media pengekspresian diri. Manfaatnya adalah bisa membuat kinerja otak semakin maksimal tanpa harus dipaksa berlebihan.

Cara tersebut sangat penting Anda lakukan terutama bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang industri kreatif. Berbagai inovasi diperlukan agar bisa membuat konten atau terobosan terbaru secara cepat, dengan begitu bisnis dapat berkembang pesat dan bersaing di dunia pasar lebih luas.

6. Gunakan Teknologi untuk Kehadiran

Kecanggihan teknologi saat ini bisa menjadi salah satu solusi untuk berbagai masalah yang sedang Anda hadapi terutama terkait dengan tingkat kedisiplinan. SebaiknyaSebaikya untuk sendiri gunakan mesin pendeteksi wajah atau sidik jari, karena jika tanda tangan masih bisa dipalsukan.

Beberapa perusahaan sudah menerapkan hal ini dan terbukti tingkat keberhasilannya cukup tinggi. berlakukan peraturan tersebut bukan saat absendiri daftar hadir di pagi hari, melainkan setelah jam istirahat, maupun lembur. Usahakan memasang CCTV agar dapat memantau semua kegiatan.

7. Buatlah Aturan Sewajarnya

Peraturan yang memberatkan akan berubah menjadi momok menakutkan, sehingga semangat dalam bekerja bisa menurun secara signifikan. Sebagai seorang atasan yang baik, sudah sepatutnya saat menyusun tata tertib harus melalui beberapa pertimbangan yang matang.

Buatlah aturan sewajarnya yang tegas namun tetap manusiawi, terutama dalam menentukan target dan kewajiban kerja. Pastikan Anda memiliki data ukuran atau referensi yang berguna sebagai acuan penyusunan peraturan agar tidak memberatkan atau malah menyiksa karyawan.

8. Dengarkan Ide atau Pendapat dari Karyawan

Setiap orang tentu memiliki ide kreatif yang bisa digunakan sebagai pembaharu, untuk itu meski Anda berperan sebagai petinggi penting untuk mendengarkan masukan karyawan. Keputusan menerima atau menolak tentu harus melalui pertimbangan matang dan tidak boleh tergesa-gesa.

Memberikan ruang inovasi kepada karyawan akan membuat mereka merasa lebih dihargai, sehingga mampu berkembang lebih baik di kantor. Hal ini akan membuat pekerjaan tidak monoton dan terasa lebih menyenangkan, imbasnya adalah ada banyak ide kreatif yang tercipta.

9. Lakukan Konseling untuk Memahami Masalah yang Mereka Hadapi

Seseorang melakukan suatu hal seringkali didasarkan pada suatu alasan, namun jika hal tersebut terus berlangsung dalam jangka waktu lama, bisa menimbulkan dampak negatif untuk pada pekerjaannya. Sebagai seorang petinggi, Anda harus menjadi bisa yang peka.

Hal ini akan membuat Anda bisa mencari solusi terbaik dengan mudah. Konsultasi ini bisa Anda lakukan baik melalui HRD maupun bertemu langsung dengan karyawan bermasalah. Jika alasan yang dikemukakan kurang masuk akal maka tindakan tegas bisa dilakukan.

10. Kurangi Kerja Manual

Perkembangan teknologi saat ini adalah hal yang menguntungkan terutama untuk perusahaan bidang ekonomi kreatif. Agar dapat menunjang pemaksimalan pekerjaan, sebelumnya perhatikan perangkat pendukung apa saja yang dibutuhkan dengan melihat bidang pekerjaannya.

Jika perusahaan Anda bergerak dalam bidang misalnya ekspor, start up, serta konten kreatif maka usahakan memberi pendukung berupa perangkat dengan spek mumpuni. Selain itu berikan fasilitas berupa wifi yang memiliki tingkat kekuatan jaringan yang optimal.

Cara meningkatkan kedisiplinan karyawan tidak harus Anda lakukan langsung melalui pemaksaan, dengan cara terus-terusan bertindak tegas atau memberikan hukuman. Lebih baik tumbuhkan kebiasaan tersebut atas kemauan pribadi untuk menjaga konsistensinya. Dengan begitu, keharmonisan dalam bekerja akan senantiasa bisa meningkat.

Gunakan Appsensi untuk memonitor pekerjaan karyawan baik secara WFH atau pun WFO. Tidak perlu khawatir untuk absensi, dan penugasan karena Appsensi memiliki fitur terbaru yaitu “Task Assignment” Anda tertarik? coba 30 hari gratis sekarang!

Artikel Terkait