7 Manfaat Digitalisasi dan modernisasi perusahaan

Desember 15, 2020

Indonesia menduduki urutan pertama sebagai negara yang mengadopsi ekonomi secara digital. Tingginya angka pada pertumbuhan data dapat memicu peningkatan ekonomi digital juga yang diterapkan oleh berbagai macam strategi bisnis di banyak lini. Dilansir dari data McKinsey and Company pada Maret 2019, munculnya perkembangan digitalisasi perusahaan adalah untuk penerapan sistem yang dapat mendukung tiap lini dan divisi untuk bergerak maju secara optimal. Kita akan membahas lebih jauh mengenai penerapan sistem HR atau dalam hal ini yang dapat mendukung produktivitas karyawan. 

Mayoritas bisnis telah bergerak dan mengadaptasi digitalisasi. Hal ini sebagai jawaban untuk mengatasi berbagai tantangan persaingan bisnis yang semakin ketat. Dengan begitu, bisnis bisa bergerak lebih cepat dan mampu memenuhi target. Digitalisasi bisnis yaitu mengubah bagaimana cara komunikasi, interaksi, dan fungsi bisnis dari cara konvensional menjadi digital. Pada penerapan bisnis, pengimplementasian strategi digitalisasi dilakukan juga dalam transformasi proses bisnis, fungsi dan model bisnis diaplikasikan dengan penerapan teknologi digital. 

Secara sederhana digitalisasi bisnis merupakan proses transformasi bisnis dari konsep konvensional menjadi virtual, meliputi proses transaksi dan penerapan sistem dalam perusahaan. Tujuannya adalah mempercepat efisiensi kerja, mengurangi penggunaan manusia, otomasi penerapan teknis untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak serta mencangkup coverage secara global.

Digitalisasi juga dapat menjadi terobosan baru yang menjanjikan kemudahan dan efektivitas juga efisiensi. Hal ini tentu harus menjadi perhatian lebih bagi para pelaku usaha terutama agar usaha yang sedang dijalani tetap bertahan juga berkembang. Dari tahun ke tahun mendatang persaingan akan semakin ketat dan peluang akan semakin terbuka. Tentu dengan adanya pembaharuan menuju digitalisasi bisnis ini, bisnis yang dibangun akan tetap relevan dengan perkembangan zaman, dan tetap bisa mengikuti kebutuhan pasar.

Beberapa aktivitas perusahaan yang perlu segera didigitalisasi, misalnya adalah pelayanan kepada pelanggan, pengarsipan dokumen, penyimpanan database, dan manajemen sumber daya manusia. Upaya ini juga memunculkan inovasi pada keseluruhan manajemen alur produksi, yaitu digitalisasi perusahaan dalam desain dan pengembangan produk, juga memberikan reward by data secara tepat untuk prestasi kerja karyawan.

Banyak manfaat yang didapat perusahaan atau bisnis dengan menerapkan digitalisasi, yaitu:

1. Penghematan biaya dan menurunkan cost

Aktivitas pada perusahaan yang memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi, memperhatikan perlunya diversifikasi dan peningkatan produk telah membuat industri mengubah secara drastis desain serta proses pengembangannya. Industri perlu menerapkan digitalisasi perusahaan, dan melalui penggunaan dan memaksimalkan proses digitalisasi ini, operasional dapat memangkas waktu dan biaya pengembangan produk hingga 50%.

2. Meningkatkan value dan daya saing produk

Penggunaan digitalisasi perusahaan juga telah secara signifikan dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan kecepatan dalam memperkaya spesifikasi produk. Produk jadi dapat dilihat mempunyai nilai dan daya saing yang tinggi. Hal ini telah memberikan waktu luang lebih banyak bagi industri untuk menciptakan strategi dan inovasi-inovasi baru.

3. Memberikan kemudahan

Pelayanan kepada pelanggan dan berbagai pekerjaan para karyawan yang rumit, dapat diubah menjadi lebih mudah. Dengan adanya penerapan sistem diharapkan akan mempersingkat proses panjang yang biasa dilakukan oleh karyawan dalam menuntaskan pekerjaan.

4. Menambah keakuratan data dan jangkauan global

Data yang valid dan akurat sangat dibutuhkan oleh perusahaan. Terutama pada manajer perusahaan dalam upaya mengambil keputusan dan menentukan kebijakan. Dengan penerapan sistem dan digitalisasi, dapat membuat satu sumber data yang lebih akurat. Lalu kaitannya dengan expansi dan jangkauan, dengan digitalisasi data tersebut dapat diakses dimana saja. Tidak dibatasi atau terikat dan terbatas pada suatu wilayah geografis.

5. Ruang dan waktu bukan menjadi kendala lagi

Dengan penerapan digitalisasi permasalahan seperti jarak dan ruang tidak akan menjadi permasalahan lagi. Peran digitalisasi juga dapat mendorong otomatisasi yang antara lain mampu meningkatkan waktu respon dan pelayanan kepada pelanggan. Kegunaan lain adalah dapat menghemat waktu dalam pencarian data dan menemukan dokumen yang diperlukan.

6. Lebih teratur dan sistematis

Digitalisasi dapat mengupayakan semua data yang di input untuk disortir dan ditampilkan sesuai dengan keinginan. Upaya menampilan data ini juga agar data bisa menjadi salah satu sumber pengambilan proses keputusan. Proses digitalisasi secara langsung tentunya dapat membuat pekerjaan dan penyimpanan data menjadi lebih teratur dan sistematis.

7. Mempermudah komunikasi antar karyawan

Komunikasi menjadi hal yang sentral dan juga penting. Mempergunakan alat komunikasi yang juga dibantu dengan penerapan digitalisasi dalam prosesnya dapat memberikan manfaat yang lebih banyak lagi. Komunikasi bukan hanya menjadi satu jenis saja, tapi bisa digabungkan dengan multifungsi, sesuai kebutuhan, bahkan multi bahasa. Peningkatan kualitas dalam berkomunikasi ini juga pastinya diperlukan baik untuk internal maupun eksternal perusahaan.

Digitalisasi perusahaan dan modernisasi dengan sistem Appsensi

Dengan penerapan Human Resources Management (HRM) memberikan kemudahan dalam pengelolaan manajemen sumber daya manusia terutama jika pada perusahaan yang ingin memonitoring prestasi kerja karyawan. Kemudahan digitalisasi juga dapat memberikan kemudahan dalam pemberian reward kepada pegawai berprestasi. 

Beberapa perusahaan masih menerapkan sistem konvensional dalam manajemen kepegawaian. Adanya keterbatasan yang telah diterapkan hanya mampu melakukan manajemen karyawan antar perusahaan dalam bentuk web tanpa adanya layanan penilaian langsung terhadap kinerja pegawai sehingga manajemen masih harus melakukan penilaian kinerja pegawai secara terpisah dari sistem. Proses digitalisasi yang dituangkan kedalam strategi bisnis, jika diambil contoh dalam cara konvensional ini, proses dikembangkan ke dalam HRM menjadi sebuah sistem yang dapat berperan sebagai sistem yang dapat memonitoring prestasi kerja karyawan nya sehingga memudahkan masing-masing pimpinan divisi untuk memonitoring kinerja anggota divisinya. Integrasi sistem ini juga dapat diterapkan dengan Appsensi. Hal ini sangat berguna untuk mengetahui kualitas kegiatan para pegawai secara menyeluruh dalam suatu departemen, divisi atau perusahaan, dalam arti mengevaluasi kegiatan-kegiatan pegawai yang menitikberatkan pada peningkatan atau perbaikan.

Fungsi digitalisasi dan juga HRM di perusahaan dapat memberi peningkatan strategis dan pentingnya penyelarasan manajemen sumber daya manusia ini juga dalam sebuah strategi bisnis yang telah diakui. Agar strategi serta tujuan bisnis dapat tercapai perlu didukung dengan sumber daya manusia (SDM) yang mendukung dan perlu adanya penyelarasan antara manajemen SDM ini dengan strategi bisnis. Teknologi dan manajemen SDM memiliki berbagai pengaruh positif yang luas secara kesatuan baik satu sama lain, dan para profesional SDM harus dapat mengadopsi teknologi ini. Manfaat penerapan yang dapat memungkinkan rekayasa sesuai yang dibutuhkan dari fungsi sumber daya manusia. Untuk mendukung perubahan organisasi dan desain kerja yang disebabkan oleh teknologi, para pelaku industri harus bersiap untuk pengaplikasiannya. Perusahaan perlu juga mebangun iklim manajerial yang tepat agar inovatif dan selalu terbuka untuk peluang baru. 

Aplikasi Appsensi ini memberikan layanan berupa informasi manajemen semua pegawai dan informasi laporan dan analisa karyawan sehingga Aplikasi HRM dapat memberikan layanan pada suatu organisasi berupa: daftar kehadiran, pengambilan cuti, claim reimbursement, task, dan aktivitas riwayatnya.

Berdasarkan pembahasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa : 

Dalam upaya penerapan digitalisasi, yaitu penerapan Aplikasi Human Resource Management (HRM) sangat diperlukan untuk memberikan informasi yang cepat serta akurat mengenai karyawan kepada para pimpinan secara vertikal dan horizontal. Manajemen dapat merasakan banyak manfaat dan keunggulan dengan adanya penerapan digitalisasi ini.

Sistem penunjang keputusan dibutuhkan dalam strategi bisnis untuk memberikan masukan yang lebih baik. Kembali digitalisasi dapat menjawab kebutuhan seperti karyawan yang berhak atas pemberian reward dari prestasi kerja karyawan yang telah ditunjukan. Dengan menggunakan absensi sebagai sebuah Key Performance Indicator (KPI), sistem secara otomatis dapat memberikan informasi kelayakan promosi berdasarkan kualitas kehadiran, task yang telah diselesaikan, dan riwayat aktifitas karyawan.

Artikel Terkait